Tesla Cybercab Produksi Pertama Meluncur, Elon Musk: Harga di Bawah Rp500 Jutaan
Badan seperti National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) kemungkinan harus memberikan pengecualian khusus terhadap sejumlah aturan. Selain itu, masing-masing negara bagian dapat memiliki regulasi berbeda terkait operasional kendaraan otonom di jalan raya.
Tesla sendiri sempat memberi sinyal kemungkinan menghadirkan kembali roda kemudi dan pedal apabila aturan mewajibkannya. Langkah tersebut bisa menjadi kompromi strategis demi mempercepat proses legalisasi.
Melalui unit pertama yang telah keluar dari jalur produksi, Tesla menunjukkan progres konkret. Namun, produksi massal dan distribusi global masih membutuhkan kesiapan teknologi, infrastruktur, hingga kepastian hukum.
Pertanyaannya kini, mampukah Tesla benar-benar menjual Cybercab sebelum 2027 dengan harga di bawah 30.000 dolar AS? Jika target tersebut tercapai, bukan hanya industri otomotif yang terguncang, tetapi juga taruhan publik yang ikut menjadi sorotan.

Editor: Dani M Dahwilani