Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bersaing di Segmen SUV, Ini Alasan Mitsubishi Benamkan Mesin Turbo pada Destinator
Advertisement . Scroll to see content

Tak Lagi Pakai Sedan, Perdana Menteri Jepang Ganti Mobil Dinas Jadi SUV Termewah Toyota Century

Senin, 06 Juli 2026 - 11:59:00 WIB
Tak Lagi Pakai Sedan, Perdana Menteri Jepang Ganti Mobil Dinas Jadi SUV Termewah Toyota Century
Perdana Menteri Jepang mengganti sedan Toyota Century dengan SUV Century plug-in hybrid sebagai kendaraan dinas resmi. (Foto: Toyota Century)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi resmi mengganti kendaraan dinasnya dari sedan Toyota Century menjadi SUV Toyota Century terbaru. Pergantian tersebut menandai babak baru penggunaan kendaraan resmi pimpinan Jepang yang kini mengusung format SUV mewah berteknologi plug-in hybrid.

Kehadiran SUV Century sebagai mobil dinas perdana menteri terlihat beberapa hari lalu saat mengantar Takaichi dari kediaman resminya menuju Gedung Parlemen Nasional hingga Bandara Haneda di Tokyo. Seperti biasa, iring-iringan kendaraan pengamanan tetap diperkuat sejumlah sedan Lexus LS generasi sebelumnya.

Dilansir dari Carscoops, SUV Century yang digunakan tampil dengan warna hitam polos tanpa balutan cat dua warna yang menjadi ciri khas model tersebut. Kendaraan itu juga dibekali lampu identifikasi biru dan lampu strobo tersembunyi di balik grille depan, kaca spion tambahan, serta velg multi-spoke dengan ban berdinding tebal.

Tak hanya itu, kaca dan panel bodi kendaraan diyakini telah mendapat perlindungan khusus untuk memenuhi standar keamanan bagi kepala pemerintahan Jepang.

Media Jepang melaporkan, pergantian kendaraan dilakukan karena sedan Century generasi ketiga yang digunakan sebelumnya telah mencapai batas jarak tempuh operasional. Mobil tersebut diketahui mulai bertugas sejak April 2020 ketika mendiang Shinzo Abe masih menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara mengatakan penggantian kendaraan dilakukan berdasarkan kondisi mobil lama dan berbagai pertimbangan lainnya.

"Kami telah mengganti kendaraan dengan mempertimbangkan kondisinya dan faktor-faktor lain," katanya.

Meski demikian, pemerintah Jepang tidak mengungkapkan biaya pengadaan maupun spesifikasi detail kendaraan dinas tersebut dengan alasan keamanan nasional.

Sebagai gambaran, Toyota Century SUV versi sipil dipasarkan di Jepang dengan harga mulai 27 juta yen atau sekitar Rp2,7 miliar, tergantung kurs yang berlaku.

Peralihan dari sedan ke SUV dinilai memberikan sejumlah keuntungan. Posisi duduk yang lebih tinggi membuat pengemudi maupun penumpang lebih mudah keluar masuk kendaraan. Selain itu, ruang kepala lebih lega serta menawarkan kenyamanan lebih baik untuk penggunaan harian.

Di balik kap mesin, Toyota Century SUV menggunakan platform TNGA-K dengan mesin V6 3.5 liter plug-in hybrid. Sistem tersebut menghasilkan tenaga gabungan sekitar 400 hp yang disalurkan ke empat roda melalui transmisi e-CVT dan sistem penggerak semua roda E-Four milik Toyota.

SUV mewah ini juga dibekali baterai berkapasitas 21,3 kWh yang memungkinkan kendaraan melaju hingga sekitar 69 kilometer dalam mode listrik murni tanpa menghasilkan emisi gas buang.

Perpaduan kemewahan, teknologi elektrifikasi, serta tingkat keamanan tinggi, SUV Toyota Century menjadi simbol baru kendaraan resmi pemimpin Jepang sekaligus menunjukkan komitmen negeri tersebut terhadap kendaraan premium ramah lingkungan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut