Soroti Rencana Impor Kendaraan dari India, Gaikindo Nilai Industri Lokal Mampu Penuhi Kebutuhan
“Ini juga dapat menghindari terjadinya pengurangan tenaga kerja yang saat ini berpotensi cukup tinggi karena penurunan permintaan pasar dalam negeri selama beberapa tahun belakangan,” ujarnya.
Gaikindo berharap kebijakan yang diambil dapat mempertimbangkan optimalisasi produksi dalam negeri. Selain memperkuat industri nasional, langkah tersebut dinilai berpotensi menjaga stabilitas tenaga kerja dan keberlanjutan ekosistem otomotif Indonesia.
Sebelumnya, rencana pengadaan kendaraan niaga dalam skala besar memicu kontroversi di Tanah Air. DPR Komisi VII DPR RI memberikan kritik keras terhadap kontrak pengadaan kendaraan senilai Rp24,66 triliun yang diamankan PT Agrinas Pangan Nusantara guna mendukung operasional Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih.
Kontrak fantastis tersebut melibatkan impor total 105.000 unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India. Sebanyak 35.000 unit Scorpio Pick Up dipasok oleh Mahindra, sementara 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors yang terdiri atas tipe Yodha Pick-Up serta Ultra T.7 Light Truck.
Editor: Dani M Dahwilani