Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penembakan di Sekolah Kanada Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja 18 Tahun Transgender
Advertisement . Scroll to see content

SIM Pengemudi Transgender Dicabut, Data Jenis Kelamin Harus Sesuai saat Lahir

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:31:00 WIB
SIM Pengemudi Transgender Dicabut, Data Jenis Kelamin Harus Sesuai saat Lahir
Negara bagian Kansas, AS memerintahkan ribuan pengemudi transgender menyerahkan SIM untuk mengubah data jenis kelamin sesuai saat lahir. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Negara bagian Kansas, Amerika Serikat (AS) memerintahkan ribuan pengemudi transgender menyerahkan surat izin mengemudi (SIM) yang sebelumnya sah setelah undang-undang baru diberlakukan. Aturan tersebut mewajibkan seluruh dokumen identitas resmi mencantumkan jenis kelamin sesuai penetapan saat lahir.

Kebijakan ini langsung berlaku begitu dipublikasikan di Kansas Register setelah parlemen negara bagian mengesampingkan veto Gubernur Demokrat Laura Kelly. Karena tidak ada masa tenggang yang diberikan, setiap SIM milik pengemudi transgender otomatis dinyatakan tidak berlaku sejak hari pengesahan.

Langkah tersebut tidak berkaitan dengan aspek keselamatan berkendara. Pemerintah negara bagian hanya menyoroti pencantuman jenis kelamin dalam dokumen resmi, bukan pelanggaran lalu lintas atau rekam jejak pengemudi.

Warga terdampak menerima surat pemberitahuan resmi yang mengonfirmasi perubahan status SIM mereka. Salinan surat itu dibagikan oleh situs Erin In The Morning yang fokus melaporkan isu-isu komunitas transgender.

“Jika Anda telah menerima pemberitahuan ini, catatan kami menunjukkan bahwa, setelah publikasi undang-undang ini di Kansas Register pada hari Kamis, 26 Februari 2026, surat izin Kansas Anda saat ini tidak akan lagi berlaku,” bunyi surat tersebut.

“Selain itu, harap dicatat bahwa Legislatif tidak menyertakan masa tenggang untuk memperbarui kredensial. Ini berarti setelah undang-undang tersebut resmi diberlakukan, kredensial Anda saat ini akan segera tidak berlaku, dan Anda mungkin dikenakan sanksi tambahan jika mengoperasikan kendaraan tanpa kredensial yang sah.”

Dalam surat tersebut, warga diminta menyerahkan SIM lama sebelum memperoleh dokumen baru dengan penanda jenis kelamin sesuai aturan terbaru.

Ribuan Dokumen Dibatalkan

Laporan The Washington Post menyebut pejabat negara memperkirakan sedikitnya 1.700 SIM harus diterbitkan ulang. Selain itu, sekitar 1.800 akta kelahiran juga terdampak kebijakan tersebut.

Biaya penerbitan ulang SIM dibebankan kepada pemiliknya. Untuk mendapatkan kartu baru, warga harus membayar biaya standar sebesar 26 dolar AS, sementara negara bagian belum mengalokasikan anggaran khusus untuk menutup beban tersebut.

Kebijakan ini memicu kritik karena warga terdampak sebelumnya diperbolehkan mengubah penanda gender pada dokumen resmi. Kini, mereka diwajibkan membalikkan perubahan tersebut dan menanggung biaya administrasi.

Ancaman 6 Bulan Penjara

Berdasarkan hukum Kansas, mengemudi tanpa SIM yang sah tergolong pelanggaran ringan kelas B. Sanksinya dapat enam bulan penjara dan denda hingga 1.000 dolar AS.

Pelanggaran itu juga berpotensi memicu penangguhan izin mengemudi secara otomatis. Artinya, warga yang tidak menyadari status SIM mereka sudah dibatalkan bisa menghadapi konsekuensi hukum hanya karena berkendara ke tempat kerja atau aktivitas sehari-hari.

Sejumlah pihak menilai ketiadaan masa tenggang membuat kebijakan ini semakin kontroversial. Tanpa periode transisi, ribuan orang langsung kehilangan legalitas berkendara dalam hitungan hari.

Kansas Disebut Jadi yang Pertama

Beberapa negara bagian lain seperti Florida, Tennessee, dan Texas juga membatasi perubahan penanda gender pada SIM. Namun, Kansas disebut sebagai yang pertama yang mewajibkan pembatalan dokumen yang telah diterbitkan sebelumnya, bukan sekadar menghentikan perubahan di masa mendatang.

RUU yang lebih luas turut memuat ketentuan lain, termasuk akses toilet di gedung pemerintah dan mekanisme penegakan hukum terkait identitas gender. Ini menambah daftar panjang kebijakan yang memicu perdebatan nasional mengenai hak-hak transgender di Amerika Serikat.

Atas diberlakukannya aturan baru ini, ribuan warga Kansas kini dihadapkan pada pilihan sulit: segera menyerahkan SIM lama dan membayar penerbitan ulang, atau berisiko menghadapi ancaman pidana saat berada di jalan raya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut