Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banyak Salah Pakai, Menkes Budi Bagikan Tips Gunakan Bantal Leher yang Benar
Advertisement . Scroll to see content

Sering Ketiduran di Jalan, Begini Cara Pakai Bantal Leher yang Benar agar Tidak Pegal

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:45:00 WIB
Sering Ketiduran di Jalan, Begini Cara Pakai Bantal Leher yang Benar agar Tidak Pegal
Banyak masyarakat yang masih salah menggunakan bantal leher sehingga justru menimbulkan rasa tidak nyaman. (Foto:
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak yang keliru, ternyata begini cara pakai bantal leher yang benar saat perjalanan jauh, terutama saat mudik Lebaran 2026. Penggunaan bantal leher memang kian diminati karena membantu menopang kepala ketika beristirahat di dalam kendaraan.

Namun, tak sedikit masyarakat yang masih salah menggunakan bantal leher sehingga justru menimbulkan rasa tidak nyaman. Bahkan, kesalahan tersebut bisa berdampak pada nyeri di area leher dan kepala selama perjalanan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, penggunaan bantal leher yang tidak tepat dapat menyebabkan otot leher menjadi kaku. Hal ini sering terjadi ketika seseorang tertidur dalam posisi duduk saat perjalanan.

“Kalau kita mudik sering ketiduran kan, nah kepala kita sering jatuh tuh ke depan. Itu tuh bisa bikin leher kita kaku,” kata Budi dalam unggahan Instagram pribadinya, Selasa (17/3/2026).

Dia mencontohkan, banyak orang menggunakan bantal leher dengan meletakkannya di bagian belakang leher. Padahal, cara tersebut justru membuat posisi leher terasa terganjal dan tidak optimal dalam menopang kepala.

Menurut dia, penggunaan yang benar adalah dengan menempatkan bantal leher di bagian depan, tepatnya di area dagu. Posisi ini berfungsi untuk menopang kepala agar tidak jatuh ke depan saat tertidur di kendaraan.

Dengan posisi tersebut, bantal leher dapat menjaga stabilitas kepala dan leher sehingga mengurangi risiko cedera atau pegal. Selain itu, posisi ini juga memberikan kenyamanan lebih selama perjalanan panjang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut