Sejarah PO NPM, Bus Tertua yang Masih Beroperasi sampai Sekarang di Indonesia
"Era 1990-an merupakan masa keemasan transportasi darat. Untuk Padang menuju Medan bisa 40 bus per hari. Coba hitung dalam satu hari ada tujuh rit dari jam 5 pagi. Berarti setiap 5 menit ada bus NPM lewat, termasuk bus-bus lainnya," kata Angga.
Masuk pada tahun 2000-an semua PO bus mengalami tantangan besar karena perkembangan moda transportasi yang lain seperti pesawat, kereta api, hingga maraknya kendaraan pribadi.
Hal itu membuat menurunnya angkutan penumpang bus jarak jauh. Kondisi itu menyebabkan banyak perusahaan bus termasuk PO NPM mengalami krisis dan kemerosotan.
"Situasi ini menjadi tantangan. Saya sendiri awalnya tidak berkecimpung di dunia bus. Saya lulus kuliah S2 dari Australia. Namun, ayah meninggal pada 2006. Saya terpanggil untuk melanjutkan usaha walaupun sudah bekerja sekitar 2,5 tahun di salah satu bank swasta di Jakarta," ujar Angga.
Untuk keluar dari krisis tersebut, Angga selaku generasi ketiga tergerak melakukan pengembangan usaha dengan membuka angkutan pariwisata bernama Vircansa Tour Bus yang beroperasi di Sumatera Barat dan sekitarnya.