Runtuhkan Dominasi Jepang, China Rajai Penjualan Mobil di Dunia pada 2025
Kinerja ekspor juga menjadi pendorong utama. Di Asia Tenggara, wilayah yang selama ini didominasi produsen Jepang, penjualan mobil China diproyeksikan mencapai sekitar 500.000 unit pada 2025. Sementara di Eropa, penjualan diperkirakan meningkat menjadi sekitar 2,3 juta unit, meskipun terdapat tarif impor, karena volume ekspor mencakup model plug-in hybrid yang tidak dikenakan bea tambahan.
Pasar negara berkembang turut menunjukkan tren positif. Penjualan kendaraan China di Afrika diperkirakan mencapai 230.000 unit, naik 32 persen dari tahun sebelumnya. Di Amerika Latin, penjualan diproyeksikan menembus 540.000 unit atau tumbuh 33 persen.
Di sisi lain, produsen mobil Jepang yang pernah mencatat puncak penjualan hampir 30 juta unit pada 2018, diperkirakan masih berada sedikit di bawah volume penjualan China pada 2025. Laporan juga mencatat adanya penurunan penjualan beberapa merek Jepang di pasar utama, seperti Amerika Serikat, serta penurunan pangsa pasar mereka di China seiring menguatnya produsen lokal.
Angka proyeksi penjualan 2025 mencerminkan perubahan peringkat global berdasarkan volume yang diperkirakan, tanpa menyiratkan kesimpulan sebab-akibat di luar data yang tersedia.
Editor: Dani M Dahwilani