Perbedaan Engine Brake Mobil Manual dan Matic, Pengendara Wajib Tahu agar Rem Tak Cepat Blong
Untuk mobil manual, penggunaan engine brake dimulai dengan melepas pedal gas agar suplai bahan bakar ke mesin berkurang. Setelah itu, pengemudi perlu melepas kopling secara perlahan sebelum menurunkan gigi secara bertahap.
Penurunan gigi dapat dilakukan dari gigi 4 ke 3, lalu ke 2 dan seterusnya sesuai kebutuhan. Teknik ini memungkinkan kendaraan melambat tanpa harus terus menginjak rem.
Pengemudi juga diingatkan tidak menurunkan gigi terlalu cepat karena dapat memicu lonjakan putaran mesin. Kondisi tersebut berisiko merusak komponen transmisi dan mengurangi kenyamanan berkendara.
Sementara itu pada mobil matic, engine brake dilakukan dengan memindahkan tuas transmisi dari posisi D ke posisi 2 atau L. Jika kendaraan masih melaju terlalu cepat, posisi L bisa digunakan untuk menghasilkan efek pengereman lebih kuat.
Mobil matic modern yang sudah dilengkapi tombol overdrive juga dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk membantu menurunkan kecepatan kendaraan. Fitur itu bekerja dengan menonaktifkan fungsi overdrive sehingga putaran mesin meningkat dan mobil lebih mudah melambat.