Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Invasi Mobil China di IIMS 2026, Jepang Bertahan Andalkan Hybrid dan ICE
Advertisement . Scroll to see content

Pangsa Pasar Mobil Jepang Turun, Mazda Akui Ikut Terkoreksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:37:00 WIB
Pangsa Pasar Mobil Jepang Turun, Mazda Akui Ikut Terkoreksi
Mazda mengungkapkan hanya mengalami penurunan 0,12 persen market share pada Oktober 2025. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

“Indonesia adalah salah satu pasar otomotif yang sangat value competitive,” ujarnya. 

“Dengan banyaknya value proposition dari berbagai APM (Agen Pemegang Merek), konsumen perlu mampu menggabungkan faktor rasional, seperti TOC, dengan kebutuhan personal mereka,” kata Ricky.

Selain perhitungan rasional, seperti biaya kepemilikan, Mazda juga melihat bahwa keputusan pembelian kendaraan kini ditentukan oleh supplement factors, seperti reliabilitas, kualitas produk, efisiensi bahan bakar, keamanan, kenyamanan berkendara, dan nilai emosional antara pengendara dan kendaraannya.

Proyeksi Industri Otomotif 2026

Untuk 2026, Mazda melihat peluang pemulihan secara bertahap. Semester pertama diperkirakan masih stabil. Sementara akselerasi pertumbuhan dapat terjadi pada semester kedua. 

Pemulihan ini memerlukan prasyarat seperti stabilitas sosial, birokrasi yang memudahkan, kompetisi industri yang positif, dan sinergi lintas ekosistem. “Kurva daya beli diharapkan kembali naik. Dengan ekosistem yang sehat dan kolaboratif, industri ini akan menemukan momentum-nya,” ujar Ricky.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut