Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Invasi Mobil China di IIMS 2026, Jepang Bertahan Andalkan Hybrid dan ICE
Advertisement . Scroll to see content

Pangsa Pasar Mobil Jepang Turun, Mazda Akui Ikut Terkoreksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:37:00 WIB
Pangsa Pasar Mobil Jepang Turun, Mazda Akui Ikut Terkoreksi
Mazda mengungkapkan hanya mengalami penurunan 0,12 persen market share pada Oktober 2025. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

Ricky mengungkapkan Mazda hanya mengalami penurunan 0,12 persen market share pada Oktober 2025. Ini lebih rendah dibanding dari pangsa pasar beberapa pabrikan Jepang lain yang terkoreksi 2–3 persen.

Pada level retail, kontraksi sebesar 39-44 persen terjadi pada beberapa brand kompetitor asal Jepang dan Eropa di segmen kendaraan premium. Sementara Mazda berada di 29 persen. Ini ditopang performa stabil Mazda CX-5, Mazda CX-3, dan Mazda 3 Hatchback, line-up yang dikenal dengan keindahan desain dan karakter berkendara khas Mazda.

“Emotional appeal adalah kekuatan kami. Konsumen membeli bukan hanya karena logika, tetapi juga cinta terhadap desain dan kualitas produk Mazda,” ujar Ricky.

Ricky menekankan bahwa terdapat beberapa faktor dalam pembelian kendaraan di Indonesia. Konsumen kini semakin cermat menilai Total Ownership Cost (TOC), yang mencakup biaya aftersales (service & maintenance), biaya registrasi dan administrasi, hingga nilai jual kembali (resale value). Seluruh aspek TOC ini membentuk fondasi rasional dalam pengambilan keputusan.

Namun, faktor tersebut tidak berdiri sendiri. Ekosistem otomotif dipengaruhi pula oleh elemen eksternal, seperti regulasi pemerintah, dinamika industri, dan kesiapan infrastruktur, semuanya membentuk momentum pasar dan arah preferensi konsumen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut