Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus BMW Listrik yang Hancur Diamuk Massa di Jakbar Berakhir Damai
Advertisement . Scroll to see content

Alasan Orang Indonesia Masih Enggan Beli Mobil Listrik Bekas

Senin, 08 September 2025 - 13:41:00 WIB
Alasan Orang Indonesia Masih Enggan Beli Mobil Listrik Bekas
Meski penjualannya terus mengalami peningkatan, pasar mobil listrik bekas di Indonesia belum terbentuk. 
Advertisement . Scroll to see content

Sebagai informasi, penjualan mobil listrik di Indonesia sepanjang Januari-Juli 2025 tembus 42.178 unit. Angka tersebut hampir menyamai penjualan mobil listrik sepanjang 2024 sebanyak 43.188 unit.

Peningkatan penjualan terjadi seiring banyaknya model mobil listrik dengan harga menggoda. Misal BYD Atto 1 yang dijual mulai Rp195 juta. Brand lainnya juga ada yang memutuskan untuk menurunkan harga mobil listrik mereka demi menarik konsumen.

Sementara itu, CEO Fokus Group Agustinus mengatakan, harga mobil listrik saat ini memang fluktuatif. Sebagai pedagang mobil bekas harga yang ditawarkan akan menyesuaikan dengan barunya. 

Untuk baterai, sebetulnya produsen sudah memberikan garansi hingga 8 tahun. Sepanjang tidak dimodifikasi dan masih dari tangan orang pertama masih ada jaminan.

"Pastinya kita mengikuti dari harga barunya. Jika harganya Rp200 jutaan kita jual di bawah itu. Tapi jika ingin mencoba mobil listrik, bisa memilih bekasnya karena harganya jauh lebih murah," katanya.  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut