Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mobil India Tata dan Mahindra Tepuk Tangan Dapat Order 105.000 Unit dari Indonesia, Industri Nasional Nangis
Advertisement . Scroll to see content

105.000 Unit Mobil Impor India Serbu Indonesia, Bagaimana Nasib Otomotif Dalam Negeri?

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:14:00 WIB
105.000 Unit Mobil Impor India Serbu Indonesia, Bagaimana Nasib Otomotif Dalam Negeri?
Dua produsen otomotif, Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd mendapatkan pesanan fantastis 105.000 unit kendaraan dari Indonesia. (Foto: Tata)
Advertisement . Scroll to see content

"Pik Up kami dirancang untuk berkinerja dalam kondisi sulit sambil menjaga biaya operasional seminimal mungkin. Volume yang dikomitmenkan untuk kemitraan ini akan secara signifikan meningkatkan Operasi Internasional kami, menambah sebanyak total volume ekspor yang dicapai pada FY 25. Sejalan dengan filosofi Rise Mahindra, kolaborasi ini mencerminkan komitmen kami untuk mewujudkan kemakmuran dan mendukung prioritas nasional,” ujarnya.

Scorpio Pik Up sendiri diproduksi di fasilitas Mahindra di Nashik, India. Model tersebut dikenal memiliki daya tahan tinggi, daya angkut besar, serta efisiensi operasional yang dinilai cocok untuk medan distribusi pedesaan Indonesia.

Di sisi lain, Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Asif Shamim, menyebut pesanan ini menjadi bukti kuat daya saing kendaraan komersial India di pasar global.

"Tata Yodha dan Ultra T.7 dirancang untuk kinerja berkelanjutan, waktu operasional yang tinggi, dan ekonomi operasional yang efisien. Penggunaannya akan mendukung logistik pertanian di Indonesia dengan meningkatkan konektivitas, memungkinkan pergerakan barang yang lebih efisien di seluruh jaringan pedesaan dan regional," ujarnya.

"Kami tetap berkomitmen untuk memperluas jejak global solusi mobilitas India melalui kendaraan dan penawaran yang menggabungkan skala, keandalan, dan penciptaan nilai berkelanjutan bagi pelanggan kami,” kata Asif Shamim.

Namun di balik optimisme tersebut, suara kekhawatiran menggema dari dalam negeri. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai industri otomotif nasional sebenarnya memiliki kapasitas produksi memadai untuk memenuhi kebutuhan proyek sebesar itu.

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menegaskan kesiapan pelaku industri lokal jika diberikan ruang dan waktu yang cukup.

“Sebenarnya anggota Gaikindo dan juga industri-industri pendukungnya, di antaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun memang diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut