Waktu Charging Motor Listrik Masih Lama, Stasiun Swab Baterai Dikembangkan
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik. Salah satu kendalanya adalah infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) masih minim, waktu pengisian baterai (charging) lama dan harga baterai masih mahal.
Solusi yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem swab baterai atau tukar baterai. Melalui cara ini, pengguna kendaraan listrik tidak perlu menunggu lama charging di rumah atau SPKLU, baterai bisa langsung ditukar, seperti isi ulang air galon atau gas elpiji.
Salah satu produsen yang mengembangkan skema ini adalah Kymco. Selain memproduksi sepeda motor listrik, pabrikan otomotif asal Taiwan ini juga mengembangkan stasiun penukaran baterai, iONEX Batery Swap Station (BSS).
Kymco iONEX BSS dilengkapi teknologi yang dapat membaca kondisi kesehatan baterai. Jika diindikasikan baterai dalam kondisi bermasalah, secara otomatis sistem BSS akan mengunci baterai sehingga tidak bisa diambil pengguna motor listrik.
“Battery Swap Station memiliki sistem keamanan sehingga konsumen tidak perlu khawatir mendapatkan baterai bermasalah. Penukaran baterai sangat mudah dan tidak perlu waktu lama,” ujar Presiden Director Kymco, Chen Jung Lung, dalam keterangan persnya, Senin (6/5/2024).