Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komparasi BYD Atto 1, Geely EX2 dan Chery Q, Mana Paling Menarik serta Pas di Kantong?
Advertisement . Scroll to see content

Punya Banyak Charging Station, Hyundai Larang Mobil China Ikut Ngecas

Senin, 12 Agustus 2024 - 12:15:00 WIB
Punya Banyak Charging Station, Hyundai Larang Mobil China Ikut Ngecas
Hyundai memutuskan melarang kendaraan listrik merek lain menggunakan charging station milik mereka termasuk mobil China per Agustus 2024.
Advertisement . Scroll to see content

"Yang kedua, Hyundai sudah jualan mobil listrik lebih dari 10.000, sekarang 11.000. Jadi apa salahnya kalau sekarang kita memberikan prioritas ke konsumen-konsumen Hyundai," ujarnya.

Frans menegaskan pihaknya tak masalah jika ada pihak yang menilai kebijakan itu diterapkan demi keunggulan kompetitif (competitive advantage) brand Hyundai di Indonesia. Dia menilai konsumen tetap yang paling utama agar tidak mengalami antrean panjang saat ingin mengisi daya.

"Biar saja anggapan orang (seperti itu). Karena selain Hyundai yang membuat charging station, kan ada PLN yang secara umum. Kemudian ada empat charging operator yang sekarang bekerja sama atau aliansi dengan kita. Itu adalah salah satu ekosistem yang ingin kita buat," katanya.

Seperti diketahui, saat ini PT PLN (Persero) mengklaim sudah membangun lebih dari 1.000 unit SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Namun, baru beberapa lokasi yang sudah dilengkapi DC fast charging 200 kW.

"Jadi terlepas dari persaingan dan lain sebagainya, balik lagi customer adalah yang paling utama. Kita berpikirnya konsumen mobil Hyundai yang harus memberikan pelayanan terbaik," ucap Frans.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut