Penuhi Kebutuhan Kendaraan Listrik, Jumlah SPKLU di Indonesia Tembus 1.582 Unit
“Dengan pertumbuhan EV yang semakin masif, tentu infrastruktur pendukung juga harus tersedia. PLN tidak bisa melakukannya sendirian, sehingga kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh mitra terkait percepatan transisi energi di sektor transportasi ini,” kata Darmawan.
Untuk layanan home charging, PLN telah bekerja sama dengan berbagai produsen yang menjual mobil listrik. Konsumen hanya perlu mengoperasikan aplikasi PLN Mobile agar langsung mendapatkan layanan home charging.
Hingga semester pertama 2024, jumlah pelanggan home charging telah mencapai 14.524 pelanggan atau meningkat sebanyak 335 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Di mana total konsumsi listrik mencapai 4.264,8 MWh atau bertumbuh signifikan sebesar 960,1 MWh atau meningkat sebanyak 344 persen.
Bahkan PLN juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan transportasi umum. PLN telah melakukan pengembangan Infrastruktur charging station khusus untuk bus listrik dan angkutan umum listrik.
“Tidak hanya kendaraan pribadi, transportasi umum sekarang sudah beralih ke kendaraan listrik. Sebab itu, PLN menyediakan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat sehingga dapat menggunakan transportasi kendaraan listrik dengan nyaman dan aman,” ujar Darmawan.
Editor: Dani M Dahwilani