Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto Jelaskan Tersangka Korupsi DJKA Donatur Rumah Aspirasi di Pilpres 2019
Advertisement . Scroll to see content

WNI di New York Jadi Saksi Prestasi Jokowi Majukan RI Secara Singkat

Minggu, 10 Februari 2019 - 14:09:00 WIB
WNI di New York Jadi Saksi Prestasi Jokowi Majukan RI Secara Singkat
Acara tatap muka Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) dengan relawan-relawan pendukung paslon nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) di New York, Sabtu, 9 Februari 2019. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Wakil Ketua TKN KIK, Muhammad Lutfi, dalam pengarahannya membakar semangat WNI di New York dan sekitarnya untuk lebih aktif dan bijaksana dalam mempertahankan NKRI dari segala hambatan kemajuan dari pihak manapun, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Luar biasa! Sebelum ke sini, kami sudah mendengar support mereka yang besar kepada Jokowi dan KH. Ma’ruf Amin. Tapi, setelah bertemu langsung, ternyata mereka militan sekali. Bahkan sampai ada ibu-ibu yang menutup salonnya demi menghadiri acara ini untuk memenangkan paslon 01!" ujar Christine Hakim.

Acara yang bertempat di Marmara Park Avenue Hotel, Manhattan, New York termasuk pra-Acara Pesta Rakyat relawan lintas organisasi dari beberapa negara bagian di Amerika Serikat yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Februari 2019 di New York. Relawan yang akan datang diperkirakan akan mencapai 400 relawan Jokowi-Ma’ruf yang tersebar di negara bagian New Jersey, Pennsylvania, Washington DC, dan New Hampshire, juga North Carolina.

Pendaftaran Pemilih Luar Negeri

Dalam diskusi yang berlangsung selama tiga jam tersebut, seorang pemilih mengutarakan permasalahan yang saat ini dihadapi pemilih Indonesia di luar negeri, yaitu belum dibukanya lagi pendaftaran penambahan pemilih ke DPT-LN.

"Kami berharap segera dibuka kembali karena kami tidak ingin kehilangan suara. Kami berharap KPU tegas. Katanya Februari akan dibuka. Kok belum?" kata Mahdalia Elva, seorang WNI yang tinggal hampir dua dekade di New York, AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut