Wantim MUI Minta Pemerintah Kaji Ulang Impor Alkes, Termasuk Swab Antigen
Hamdan bahkan yakin, harga alat swab antigen yang ditetapkan oleh perusahaan itu bisa tekan lagi menjadi Rp25.000 sampai Rp20.000. “Bahkan alkes lokal ini sudah dapat sertifikat halal. Tapi kok yang banyak beredar justru alkes impor yang harganya dua kali lipat. Saya tidak tahu lagi berapa itu untungnya dari alkes impor ini,” ujarnya.
Dengan kondisi pandemi Covid-19 ini, kata dia, pemerintah wajib melindungi masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian Indonesia. Tidak elok dalam kondisi sulit seperti ini produk impor terlalu diistimewakan.
“Kalau ada yang lebih murah, kenapa pilih yang mahal dan impor. Jika memang punya political will dan ingin membangkitkan ekonomi, produk-produk alkes dalam negeri harusnya menjadi prioritas karena ini nantinya akan berdampak pada pemulihan ekonomi terutama penyerapan tenaga kerja di Indonesia,” ucapnya.
Keuntungan menggunakan produk alkes dalam negeri, kata Hamdan Zoelva, salah satunya akan menyerap tenaga kerja Indonesia. Sementara membeli produk impor tidak demikian.
Editor: Ahmad Islamy Jamil