JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengungkapkan sejumlah tantangan generasi muda masuk dunia kerja. Dia menyinggung akses pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan yang belum merata.
Afriansyah menegaskan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam penguatan kebijakan ketenagakerjaan nasional, sehingga diperlukan perluasan akses pelatihan dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
"Pemerintah pastinya terus memperkuat transformasi pelatihan vokasi agar lebih responsif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja," ujar Afriansyah dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).
Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya prinsip inklusivitas dalam kebijakan ketenagakerjaan nasional, termasuk upaya memperluas kesempatan dan menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi.
Lulus Magang Nasional Lalu ke Mana? Kemnaker Bantu Permudah Cari Kerja
"Prinsip inklusivitas menjadi bagian penting dalam kebijakan ketenagakerjaan nasional, termasuk upaya memperluas akses kesempatan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi," tegasnya.