Wakapolri Ungkap Kebutuhan Mendesak di Aceh Tamiang usai Bencana, Apa Saja?
“Bantuan logistik ini dibutuhkan baik untuk masyarakat terdampak pengungsian maupun untuk anggota yang bertugas di lapangan, agar semuanya bisa berjalan seimbang,” ujarnya.
BNPB: Hujan 5 Bulan Turun dalam Semalam Picu Banjir Bandang di Aceh
Dari sisi penguatan personel, dia menyampaikan sejak malam sebelumnya telah tiba sekitar 100 personel tambahan. Ke depan, akan menyusul sekitar 200 personel lagi.
Dengan demikian, total sekitar 300 personel Brimob akan diperbantukan di wilayah Aceh Tamiang dan nantinya disebar ke desa-desa serta kecamatan sesuai kebutuhan di lapangan.
Peringatan 21 Tahun Tsunami Aceh, Ribuan Warga Ziarah ke Kuburan Massal Doakan Para Syuhada
Dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Polri juga memprioritaskan penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Hingga saat ini, sebanyak 83 sumur bor telah beroperasi dari target hampir 100 sumur yang dibutuhkan di Aceh Tamiang.
Sumur bor tersebut diperuntukkan bagi rumah warga, fasilitas ibadah, titik-titik pengungsian, hingga sarana pendidikan.
“Air bersih ini sangat penting, terutama untuk rumah warga, tempat ibadah, pengungsian, dan sekolah. Anak-anak juga harus bisa kembali bersekolah, itu menjadi prioritas kami,” ucap Dedi Prasetyo.