Waka BPIP Harap Semar Bangun Kahyangan Jadi Cerminan Pemimpin Berjiwa Rakyat
Pemimpin sejati harus mampu merasakan asah (peduli), asih (lembut), asuh (mendidik), mengopeni (mengurus), dan mengayomi (melindungi). Semua ini bertujuan untuk menciptakan negara yang sejahtera, adil, dan sentosa menggambarkan harapan "gemah ripah loh jinawi".
Bayang-bayang di layar dan gerakan tangan Ki Dalang menghadirkan keajaiban visual yang memikat hati dan menciptakan rasa kagum di antara para tamu undangan dan penonton. Humor-humor yang dihadirkan oleh Ki Dalang menjadi sajian menarik, tetapi yang lebih penting adalah esensi nilai-nilai baik dan keteladanan yang terpancar dari setiap gerakannya.
Selain Ketua MA Syarifudin, Wakil Ketua MA, dan Hakim Agung, kegiatan ini turut dihadiri Ketua MK Anwar Usman, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menpan RB Azwar Anas, dan Wakil Kepala BPIP Karjono juga ikut hadir dengan penuh antusiasme menyaksikan pesona seni yang berhasil meraih penghargaan istimewa dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Bukan hanya sekadar pertunjukan, pementasan ini dapat menyentuh hati dan pikiran lebih dari 4.000 pegawai unit pengadilan di seluruh negeri. Pertunjukan ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa sekarang.
Wakil Kepala BPIP memberikan tanggapan yang positif terhadap pagelaran wayang kulit yang melestarikan budaya bangsa dan diselenggarakan oleh Mahkamah Agung.