Universitas Indonesia Turut Berkontribusi Wujudkan Indonesia yang Lestari
Menariknya, setiap tahun ajaran baru, UI akan memberikan edukasi kepada para mahasiswa baru, yang dimulai dari pengenalan dan sosialisasi membuang sampah pada tempatnya, hingga memilah sampah sesuai jenisnya. Harapannya, hal baik ini akan menjadi kebiasaan civitas, baik saat di kampus maupun di masyarakat.
Mahasiswa Dirikan Bank Sampah
Pengelolaan sampah juga dilakukan oleh mahasiswa sendiri. Beberapa mahasiswa membuat bank sampah. Mereka mengambil sampah plastik yang ada di kampus dan kemudian memrosesnya untuk meningkatkan nilai jualnya.
Contohnya, sampah plastik yang awalnya berbentuk botol, kemudian ditipiskan secara manual dengan cara diinjak, lalu dicacah. Sampah plastik yang sudah dicacah atau dikecilkan ukurannya, akan dijual. Harga per-kilonya akan lebih mahal dibanding wujud semula.
Tidak hanya itu, UI juga bekerja sama dengan beberapa lembaga yang menyediakan bank sampah di koperasi. Para mahasiswa dapat menukarkan botol bekasnya dengan poin. Kemudian, poin tersebut dapat ditukar dengan barang atau uang.
Bukan hanya sebagai edukasi bagi warga kampus, pengolahan sampah juga menjadi kurikulum di UI. Pada jurusan biologi, pengolahan sampah menjadi mata kuliah pemanfaatan atau daur ulang. Kemudian, di Departemen Teknik Lingkungan terdapat mata kuliah tentang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pengolahan sampah kota, dan pengolahan sampah kawasan.