Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelajah Cita Rasa Surabaya lewat Deretan Kuliner Legendaris Pilihan ShopeeFood
Advertisement . Scroll to see content

Universitas Indonesia Turut Berkontribusi Wujudkan Indonesia yang Lestari

Selasa, 17 September 2024 - 11:58:00 WIB
Universitas Indonesia Turut Berkontribusi Wujudkan Indonesia yang Lestari
Direktur Operasi dan Pemeliharaan Fasilitas Universitas Indonesia, Dwi Marta Nurjaya. (Foto: dok Universitas Indonesia)
Advertisement . Scroll to see content

“Sebagian diolah, sebagian kita bawa keluar. Dalam hal kita tidak punya hak atau tidak punya kemampuan mengolah sampah tersebut. Contohnya adalah sampah B3 (bahan beracun dan berbahaya),” tuturnya. 

Salah satu contoh sampah B3 adalah sampah elektronik yang kemudian dikategorikan sebagai e-waste, sehingga pihak kampus tidak bisa mengolahnya. Meski begitu, sampah yang bersifat organik, seperti dedaunan dapat diolah oleh pihak kampus sendiri. 

Sampah organik diolah menjadi kompos dan pupuk. Di UI, telah tersedia beberapa laboratorium yang bergerak khusus untuk pengolahan sampah, salah satunya Laboratorium Parangtopo. Laboratorium Parangtopo mengolah sampah-sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan gas. Untuk memudahkan dalam hal memilih sampah, pihak kampus telah menyediakan tempat sampah dengan berbagai warna sesuai kategori sampah.

Dalam mengolah sampah organik, kampus yang 50 persen kawasannya terdiri dari hutan ini menggunakan metode kompos alami, yaitu dengan pencacahan dan disiram dengan air. Sedangkan untuk sampah makanan, pengolahan dilakukan di Lab Parangtopo. 

“Meskipun waktunya memang lebih lama, tapi kami yakin semua sampah organik mampu kami olah sendiri di kampus,” kata Jaya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut