Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, Kemenperin Harap Tak Ganggu Penjualan dan Produksi
Advertisement . Scroll to see content

Tanpa Insentif, Data Menunjukkan Pasar Motor Listrik di Indonesia Ambruk

Kamis, 23 April 2026 - 06:51:00 WIB
Tanpa Insentif, Data Menunjukkan Pasar Motor Listrik di Indonesia Ambruk
Penjualan sepeda motor listrik di Indonesia pada 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya. (Foto: Ilustrasi/Dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, penjualan sepeda motor konvensional atau internal combustion engine (ICE) masih mendominasi pasar. Jumlahnya berada di kisaran lebih dari 6 juta unit per tahun dalam periode 2019 hingga 2025, jauh melampaui kontribusi motor listrik.

Setia menilai lonjakan penjualan sebelumnya sangat dipengaruhi kebijakan stimulus pemerintah.

“Penjualan melalui mekanisme insentif pada 2023 sebesar 11.532 unit dan meningkat menjadi 62.541 unit di 2024,” ujarnya.

Namun, pada 2025, dampak insentif tersebut sangat terasa sehingga berpengaruh terhadap total penjualan. Kondisi ini mengindikasikan pasar motor listrik di Indonesia masih sangat bergantung pada stimulus kebijakan.

Atas situasi ini, pemerintah dan pelaku industri dihadapkan pada tantangan menjaga momentum elektrifikasi kendaraan. Diperlukan strategi lanjutan agar minat masyarakat terhadap motor listrik tetap tumbuh berkelanjutan tanpa bergantung sepenuhnya pada insentif.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut