Taksi Listrik Green SM Jadi Sorotan Publik usai Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Meski menawarkan solusi transportasi modern, insiden di Bekasi Timur menjadi catatan penting dalam pengembangannya. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional, kesiapan kendaraan dalam kondisi darurat, hingga faktor keselamatan di perlintasan sebidang kini menjadi perhatian utama.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi transportasi harus diimbangi dengan peningkatan aspek keselamatan. Integrasi antara kendaraan, sistem kontrol, dan infrastruktur dinilai menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Dari sisi spesifikasi, mobil listrik VinFast VF e34 dibekali baterai Lithium Ferro-Phosphate berkapasitas 41,9 kWh dengan jarak tempuh sekitar 277 hingga 318 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Kendaraan ini memiliki tenaga hingga 110–149 hp dengan torsi 242 Nm, serta dimensi yang cukup ideal untuk penggunaan di perkotaan.
Sementara itu, VF 5 hadir sebagai mobil listrik kompak yang lebih ringkas. Kendaraan ini menggunakan motor listrik 70 kW atau setara 94 hp dengan torsi 135 Nm, serta baterai berkapasitas 29,6 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 260 kilometer.
Salah satu keunggulan VF 5 terletak pada kemampuan pengisian daya cepat. Dalam waktu sekitar 30 hingga 34 menit, baterai dapat terisi dari 10 persen hingga 70 persen, menjadikannya praktis untuk operasional harian.
Insiden tragis ini menjadi perhatian karena kendaraan listrik yang dikenal canggih justru mengalami kendala di titik krusial. Hal tersebut membuka ruang evaluasi besar, baik dari sisi teknologi kendaraan maupun kesiapan sistem keselamatan di lapangan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Editor: Dani M Dahwilani