Tak Ada Pendaftaran, Perekrutan Siswa Sekolah Rakyat Tahun 2026/2027 Pakai Jemput Bola
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Sosial segera merekrut siswa Sekolah Rakyat (SR) tahun ajaran 2026/2027. Proses ini menjadi langkah awal dalam memastikan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dapat mengakses pendidikan secara layak.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan, penjangkauan dilakukan secara aktif dengan mendatangi langsung calon siswa dan keluarganya, bukan melalui mekanisme pendaftaran terbuka.
“Nah kita sekarang sedang bersiap untuk melakukan penjangkauan siswa-siswa Sekolah Rakyat. Jadi tidak ada pembukaan pendaftaran. Semua dijangkau secara aktif,” ujar Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, pola jemput bola ini merupakan perubahan pendekatan dalam rekrutmen siswa supaya negara menjangkau kelompok sasaran yang selama ini menghadapi berbagai hambatan akses pendidikan.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Capai 45 Persen, Target Rampung Juni
Penjangkauan dilakukan secara kolaboratif oleh pendamping Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial, unsur pendidikan, serta Badan Pusat Statistik (BPS). Petugas akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi keluarga, memastikan persetujuan orang tua, sekaligus memastikan calon siswa memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.