Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Jenderal Bintang 5 yang Hanya Ada 3 di Indonesia, Nomor 2 Nyaris Dibunuh PKI

Kamis, 23 Februari 2023 - 11:47:00 WIB
Sosok Jenderal Bintang 5 yang Hanya Ada 3 di Indonesia, Nomor 2 Nyaris Dibunuh PKI
Jenderal Bintang 5 di Indonesia hanya ada 3 orang, AH Nasution (kiri), Jenderal Soedirman (tengah), dan Soeharto (kanan) (foro: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content
  • 2. Jenderal Besar AH Nasution

Jenderal Besar AH Nasution mulai bergabung dengan korps perwira cadangan bentukan Belanda pada tahun 1940. Kemudian, ia dipercaya menjadi perwira KNIL.

Setelah proklamasi kemerdekaan, Nasution bergabung dengan TKR dan diangkat menjadi Panglima Regional Divisi Siliwangi Jawa Barat pada 1946. Kariernya terus meningkat pada masa demokrasi terpimpin, ia dipercaya menjadi Kepala Staf Angkatan Darat.

Nama besarnya membuat Jenderal Bintang 5 di Indonesia ini masuk dalam daftar penumpasan Gerakan 30 September oleh PKI. Beruntung, ia selamat dan ditunjuk untuk menumpas para PKI.

Berkat jasanya itu, ia dianugerahi pangkat kehormatan sebagai Jenderal Besar TNI pada 5 Oktober 1997 dan ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia.

  • 3. Jenderal Besar Soeharto

Soeharto mendapatkan pangkat Jenderal Bintang 5 di Indonesia karena tugas-tugas besar yang diembannya selama berkarier di dunia TNI, seperti mengawal Panglima Besar Soedirman, Panglima Mandala Pembebasan Irian Barat, Penumpasan G30S PKI hingga memberikan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Tak cuma itu, ia juga ditetapkan sebagai Presiden pada 27 Maret 1968. Masa kepemimpinannya itu pun dikenal dengan nama Orde Baru. Ia meninggal dunia pada 27 Januari 2008 di usia ke-87 tahun.

Demikian sosok Jenderal Bintang 5 di Indonesia. Semoga kisah di atas bisa menginspirasi ya!

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut