Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pajak UMKM Diperketat, Berikut Ketentuan Tarif PPh Final untuk CV, PT dan Firma 
Advertisement . Scroll to see content

SINDOnews dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Gelar Sharing Session bersama UMKM

Kamis, 05 Desember 2024 - 17:52:00 WIB
SINDOnews dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Gelar Sharing Session bersama UMKM
SINDOnews dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menggelar sharing session untuk meningkatkan kompetensi UMKM. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

Bagi semua pelaku UMKM yang sudah memiliki NIB, dapat mengakses platform kemitraan.oss.go.id. Sehingga akan mempermudah proses kemitraan dengan perusahaan besar. Kemudahaan yang diberikan selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing usaha, keuntungan finansial, memperluas akses pasar, serta menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan. 

“Pemerintah  mengalokasikan minimal 40 persen pengadaan barang dan jasa pemerintah untuk produk UMKM. Sedangkan untuk pemasaran dan pascaproduksi, pemerintah membantu  menyediakan alokasi 30 persen dari lahan komersial, tempat perbelanjaan, maupun infrastruktur publik bagi UMKM,” ucapnya. 

Anna menekankan, peningkatan kompetensi pelaku UMKM menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing, kemitraan dengan usaha besar, hingga membuka akses lebih luas ke pasar ekspor. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga telah mengeluarkan kebijakan berupa Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2022 tentang tata cara kemitraan antara usaha besar dan UMKM di daerah. 

Pelaku UMKM dari wilayah Jabodetabek antusias mengikuti sharing session Tingkatkan Kompetensi UMKM. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)
Pelaku UMKM dari wilayah Jabodetabek antusias mengikuti sharing session Tingkatkan Kompetensi UMKM. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)

Pentingnya Networking dan Story Telling

Pada kesempatan yang sama, Edukator Entrepreneurship dan Founder Seci Institute Pinpin Bhaktiar menyampaikan, pelaku UMKM harus memiliki jiwa entrepreneurship. Menurutnya, membuka usaha saja tidaklah cukup, jiwa kewirausahaan perlu terus diasah. Dari 66 juta pelaku UMKM hanya 2,5 juta yang memiliki jiwa entrepreneurship.

“Jiwa entrepreneurship ini penting bagi pengusaha, agar tetap inovatif, kompetitif, hingga berani mengambil risiko. Produk yang dihasilkan pun harus terus dikembangkan. Menciptakan produk tidak hanya enak, tapi harus juga unik, tematik, dan memiliki kelas tersendiri,” ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut