Siaga! Status Gunung Lewotobi Laki-laki Naik ke Level III
Dominasi tremor non-harmonik ini menunjukkan bahwa sistem fluida di bagian dangkal masih aktif dan mengalami pergerakan kontinu, sedangkan gempa Low Frequency (LF) masih relatif rendah.
Berdasarkan analisis visual dan instrumental tersebut, Gunung Lewotobi Laki-laki berada di level III dengan masyarakat dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 km dari pusat erupsi, serta tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah.
"Masyarakat juga diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya," katanya.
Selain itu, Lana meminta masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana agar mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, terutama pada daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti di Nawakote, Boru, Padang Pasir, Klatanlo Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen.
"Warga yang terdampak hujan abu dianjurkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan. Abu vulkanik hasil erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki juga dapat mengganggu operasional bandara dan jalur penerbangan apabila sebarannya mengarah ke area bandara dan jalur perlintasan pesawat," imbaunya.
Editor: Reza Fajri