Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT Naik Status Level IV Awas usai Meletus Dahsyat
Advertisement . Scroll to see content

Siaga! Status Gunung Lewotobi Laki-laki Naik ke Level III

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:43:00 WIB
Siaga! Status Gunung Lewotobi Laki-laki Naik ke Level III
Gunung Lewotobi Laki-laki (dok. Badan Geologi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Geologi meningkatkan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga), per Selasa 12 Mei 2026. Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria mengungkapkan, keputusan ini diambil menyusul peningkatan aktivitas kegempaan dan deformasi yang mengindikasikan adanya suplai magma menuju permukaan.

Lana mengatakan, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan terutama pada parameter kegempaan dalam.

"Aktivitas didominasi oleh gempa Vulkanik Dalam (VA) yang mencapai 21-32 kejadian per hari pada awal periode, khususnya tanggal 1-4 Mei 2026," ujar Lana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/5/2026).

Peningkatan vulkanik dalam ini, kata Lana, mengindikasikan adanya suplai magma atau fluida magmatik dari kedalaman yang cukup kuat menuju sistem gunung api.

Selain gempa vulkanik dalam, Lana melaporkan adanya aktivitas gempa tremor non-harmonik tetap terekam dalam jumlah tinggi dan relatif persisten pada periode ini, dengan kisaran 17-27 kejadian per hari. Bahkan pada tanggal 9 Mei jumlahnya meningkat menjadi 27 kejadian. 

Dominasi tremor non-harmonik ini menunjukkan bahwa sistem fluida di bagian dangkal masih aktif dan mengalami pergerakan kontinu, sedangkan gempa Low Frequency (LF) masih relatif rendah.

Berdasarkan analisis visual dan instrumental tersebut, Gunung Lewotobi Laki-laki berada di level III dengan masyarakat dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 km dari pusat erupsi, serta tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah.

"Masyarakat juga diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya," katanya.

Selain itu, Lana meminta masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana agar mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, terutama pada daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti di Nawakote, Boru, Padang Pasir, Klatanlo Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen. 

"Warga yang terdampak hujan abu dianjurkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan. Abu vulkanik hasil erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki juga dapat mengganggu operasional bandara dan jalur penerbangan apabila sebarannya mengarah ke area bandara dan jalur perlintasan pesawat," imbaunya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut