Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hadiri Wisuda Anak, Tria The Changcuters Bikin Kejutan Manggung Nyanyi Rock n Roll
Advertisement . Scroll to see content

Sempat Gagal 5 Kali Masuk FK, Kini Maya Berhasil Lulus dengan Nilai Tertinggi

Jumat, 17 Maret 2023 - 10:52:00 WIB
Sempat Gagal 5 Kali Masuk FK, Kini Maya Berhasil Lulus dengan Nilai Tertinggi
Maya Raih Nilai Tertinggi di Ujian FK (Dok. UM Surabaya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kegagalan tidak mengubur mimpi seseorang. Hal inilah yang dirasakan oleh Maya Rafida yang kini berhasil lulus jenjang profesi dokter usai gagal lima kali masuk FK.

Maya, sapaan akrabnya kini menorehkan prestasi membanggakan, ia berhasil lulus dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,81. Tak cuma itu, ia juga berhasil meraih peringkat 1 pada Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) tingkat universitas dan peringkat 6 di CBT tingkat nasional.

Seperti diketahui, OSCE merupakan salah satu ujian yang paling sulit di FK. Bahkan, dibutuhkan persiapan tertentu sebelum menjalani ujian. Lantas bagaimana rahasia Maya meraih nilai tertinggi?

Rahasia Maya Raih Nilai Tertinggi

Menurut Perempuan kelahiran Sumenep, Madura, Jawa Timur ini langkah untuk meraih nilai tertinggi adalah mempersiapkan OSCE dengan membentuk kelompok belajar dengan 2 atau 3 orang teman. 

Lalu, untuk metode belajarnya adalah menerapkan sistem memahami dan bukan menghapal.

“Banyak peserta gagal ketika OSCE lantaran mereka sekadar menghapalkan gejala, pemeriksaan dan terapi. Ketika soal atau situasi OSCE diubah langsung bingung,”ujar dia dikutip iNews.id, Jumat (17/3/2023).

Dalam penjelasannya, Maya juga membagikan sejumlah tips agar lulus OSCE dengan nilai membanggakan. Menurutnya hal pertama yang ia lakukan adalah sering berlatih.

Dengan berlatih seseorang akan semakin mudah memahami apa yang sudah dipelajari saat ujian. Ia mencontohkan untuk latihan bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti belajar dari video-video di YouTube, belajar dari buku dan menerapkan kemampuan pemeriksaan dan penalaran.

“Jangan lupa juga untuk belajar checklist atau referensi yang dirujuk oleh dosen, karena itu juga yang akan dijadikan rujukan penilaian,” tutur dia.

Tips kedua adalah ingat semua prosedur, termasuk cuci tangan. Sebagai peserta ujian penting memahami checklist jika ada atau seminimalnya langkah-langkah pemeriksaan dan pengerjaan yang lege artes dan sesuai dengan literatur-literatur. 

Kata Maya, cuci tangan sering menjadi indikator oleh penguji bahwa peserta ujian memulai mengerjakan prosedur dan soal dengan baik dan tepat.

“Saat praktik, kalian akan semakin paham bahwa cuci tangan sangat penting, salah satunya untuk mencegah infeksi yang ditularkan dari tenaga kesehatan kepada pasien,” kata Maya lagi

Tips terakhir yang ia terapkan adalah tenang dan yakin. Salah satu kunci OSCE yang harus ditekankan dalam diri secara khusus adalah tenang dan yakin, karena kepanikan sering menyerang saat berada di dalam ruang ujian maupun saat membaca soal.

Kepanikan justru akan membuat seseorang lebih mudah melupakan langkah-langkah yang sudah dilatih atau direncanakan sebelumnya. Akhirnya, malah jadi tidak fokus untuk mengerjakan soal dan keadaan yang ada di hadapan kita dalam waktu yang sangat singkat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut