Sejarah Jalan Tol Pertama di Indonesia dan Pencetusnya
Tidak berhenti pada titik tersebut, gagasan Sudiro kembali muncul pada tahun 1966. Namun, sekali lagi, ide itu hanya lewat begitu saja.
Pada tahun 1970, Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik (PUTL), Sutami, mengajukan lagi ide pembangunan jalan tol berbayar Jakarta-Bogor, mengingat jalan-jalan yang ada sudah tidak mampu menangani kemacetan.
Akhirnya, Soeharto mengambil langkah positif dan proyek pembangunan jalan tol dimulai pada tahun 1973, menghubungkan tiga wilayah: Jakarta, Bogor, dan Ciawi, dengan total panjang 59 kilometer.
Pemerintah kemudian memilih kontraktor asing, Hyundai Construction Co dari Korea Selatan, dengan konsultan supervisi Ammann-Whitney & Trans Asia Engineering Associates Inc dari AS.
Penggunaan kontraktor asing ini sempat menimbulkan kontroversi di berbagai kalangan karena dianggap mengabaikan kontribusi dari warga negara sendiri.