Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, Termasuk Hari Libur atau Tidak?

Selasa, 16 Mei 2023 - 12:15:00 WIB
Sejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, Termasuk Hari Libur atau Tidak?
Hari Kebangkitan Nasional libur atau tidak? (Dok. Kemdikbud)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Indonesia akan memperingati Hari Kebangkitan Nasional setiap tanggal 20 Mei. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini tak terlepas dari kehadiran organisasi Budi Utomo (Boedi Oetomo) yang dibentuk oleh dr Soetomo dan para mahasiswa STOVIA.

Lalu bagaimana sejarah dari Hari Kebangkitan Nasional? Sebelumnya, perlu diketahui bahwa era kebangkitan nasional adalah masa yang penting bagi Indonesia. Di masa yang terjadi pada paruh kedua abad ke-20 inilah tumbuh kesadaran rakyat sebagai “bangsa Indonesia”.

Penjajahan yang dialami dalam masa yang panjang telah membuat masyarakat sangat menderita. Kemiskinan dan keterbelakangan dalam pendidikan menjadi bagian dari kehidupan rakyat saat itu.

Hingga akhirnya lahirlah golongan terpelajar yang memiliki kesadaran untuk memperjuangkan nasib rakyat. Kehadiran golongan terpelajar ini merupakan buah dari Politik Etis yang dilakukan penjajah Belanda. Kaum terpelajar ini menginginkan rakyat dapat merdeka dan bebas dari belenggu penjajahan.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, mereka membentuk organisasi. Organisasi pertama yang didirikan adalah Budi Utomo, pada 20 Mei 1908 di Jakarta.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut