Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks PPK Kemendikbudristek Ngaku Terima dan Bagi-Bagi Uang Pengadaan Laptop Chromebook
Advertisement . Scroll to see content

Sasar Unej, Yaqut Minta Mendikbud Fokus Hadapi Gerakan Radikalisme di Kampus

Jumat, 13 Desember 2019 - 15:45:00 WIB
Sasar Unej, Yaqut Minta Mendikbud Fokus Hadapi Gerakan Radikalisme di Kampus
Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

“Peringatan dari Pak Taufiq kenapa harus berujung pemberhentian? Padahal itu peringatan baik yang harus direspons dengan cermat pula oleh rektorat. Semestinya Pak Nadiem mengingatkan Rektor Unej,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3EM) Unej, Akhmad Taufiq, diberhentikan rektor setelah memaparkan pemetaan ilmiah dalam Festival HAM yang digelar Pemkab Jember pada pertengahan November 2019. Hasil pemetaan LP3M Unej menyebut, 22 persen mahasiswa Unej terpapar radikalisme.

“Angka 22 persen mahasiswa terpapar radikalisme di sebuah Perguruan Tinggi Negeri saya kira sudah masuk kategori mengkhawatirkan. Kenapa rektor kemudian bertindak seperti itu? Apa karena ada persoalan internal di antara mereka? Atau memang rektor abai terhadap potensi itu?” kata Yaqut.

Dia menegaskan, permasalah yang terjadi seperti di Universitas Jember harus menjadi perhatian serius bagi Kemendikbud.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut