Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nilai Tukar Rupiah Melemah, Budiman Sudjatmiko Soroti Peluang Ekspor
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Melemah, Ichsanuddin Noorsy Pertanyakan Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Selasa, 02 Juni 2026 - 20:35:00 WIB
Rupiah Melemah, Ichsanuddin Noorsy Pertanyakan Klaim Fundamental Ekonomi Kuat
Pakar Ekonomi Politik Ichsanuddin Noorsy dalam program Rakyat Bersuara yang disiarkan di iNews, Selasa (2/6/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pakar Ekonomi Politik Ichsanuddin Noorsy mempertanyakan narasi yang menyebut fundamental ekonomi Indonesia masih kuat di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya, jika kondisi ekonomi benar-benar kokoh, tekanan terhadap rupiah seharusnya tidak terjadi hingga menyentuh level tertinggi.

Ichsanuddin menilai, pelemahan rupiah menjadi salah satu indikator yang mencerminkan adanya persoalan mendasar terhadap perekonomian nasional. Selain itu, Indonesia dinilai masih bergantung cukup besar terhadap kebijakan dan dinamika ekonomi global.

“Apakah memang sungguh-sungguh fundamental ekonomi kita kuat? Kalau kuat, ga mungkin rupiah (menyentuh) Rp17.537 (per dolar AS) dong,” kata Ichsanuddin dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Berkecamuk, Penyebab Rupiah Ambruk?' yang disiarkan di iNews, Selasa (2/6/2026).

Dia menambahkan, sejumlah indikator lain juga menunjukkan bahwa kondisi ekonomi belum sepenuhnya solid. Salah satunya masih tingginya ketergantungan terhadap Surat Berharga Negara (SBN) serta berbagai tantangan yang dihadapi kelompok masyarakat kelas menengah di Tanah Air.

“Tidak mungkin kita masih tetap mempunyai ketergantungan tinggi atas policy di luar? Tidak mungkin dong kita masih bicara tentang SBN, tidak mungkin kita bicara tentang kelas menengah jatuh,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut