Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.805 per Dolar AS
Fokus minggu ini juga pada sejumlah data ekonomi penting dari konsumen minyak terbesar di dunia. Di AS, data penggajian non-pertanian untuk Januari akan dirilis pada hari Rabu, sementara data indeks CPI akan dirilis pada hari Jumat.
Data-data tersebut akan dipantau secara cermat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai suku bunga, sementara pasar juga masih mengukur prospek kebijakan moneter di bawah kepemimpinan Warsh.
Dari sentimen domestik, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan penerimaan pajak 2026 bisa melampaui target yang ditetapkan pada APBN yakni Rp2.357,7 triliun. Hal ini diperkirakan olehnya kendati basis pertumbuhan penerimaan pajak tahun lalu yang rendah sehingga turut menjadi sorotan lembaga pemeringkat asing.
Untuk diketahui, pemerintah memasang target penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp2.357,7 triliun atau tumbuh 7,69 persen (yoy) dari target APBN 2025 yakni Rp2.189,3 triliun. Masalahnya, realisasi penerimaan pajak tahun lalu hanya Rp1.917,6 triliun sehingga terjadi shortfall sebesar Rp271,7 triliun.
Artinya, basis pertumbuhan dari realisasi tahun lalu untuk mengejar target tahun ini menjadi lebih tinggi yakni 22,9 persen (yoy).