Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS usai Prabowo Paparkan KEM-PPKF 2027
Terkait APBN, tahun depan pemerintah menargetkan pendapatan negara di kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB, belanja negara 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB, dan defisit dijaga di kisaran 1,8 hingga 2,4 persen dari PDB. "Kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit," ujar Prabowo.
Kemudian, Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan, BI Rate, sebesar 50 basis poin ke level 5,25 persen. Suku bunga Deposit Facility sebesar 4,25 persen dan Lending Facility sebesar 6.25 persen. Keputusan ini mengakhiri kebijakan BI menahan suku bunga selama 8 bulan beruntun.
Keputusan ini, menurut BI, dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1 persen.
Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.650-Rp17.700 per dolar AS.
Editor: Aditya Pratama