Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh! Pelemahan Rupiah Tekan Industri Manufaktur Nasional, Ini Buktinya
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Pekan Depan, Berpotensi Sentuh Rp17.850 per Dolar AS

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:33:00 WIB
Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Pekan Depan, Berpotensi Sentuh Rp17.850 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah diproyeksikan masih berada dalam tekanan perdagangan pekan depan, dan berpotensi menyentuh hingga Rp17.850 per dolar AS. (Foto: Ilustrasi/Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk minyak mentah jenis WTI, Ibrahim memperkirakan harga masih berpotensi naik dengan level support di 91,6 dolar AS per barel dan resistance di 110,6 dolar AS per barel.

"Artinya indeks dolar dan harga minyak ini masih akan menguat di minggu depan. Ini tentu memberi tekanan tambahan terhadap mata uang rupiah," tuturnya.

Ibrahim menjelaskan, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait konflik Iran dan Israel serta situasi di Selat Hormuz, menjadi perhatian utama pelaku pasar global. Apabila ketegangan meningkat dan jalur distribusi energi kembali terganggu, maka harga minyak berpotensi melonjak lebih tinggi.

Ibrahim menilai ekspektasi pasar terhadap suku bunga tinggi AS masih kuat. Kondisi tersebut membuat investor global cenderung memburu dolar AS sebagai aset aman, sehingga menekan mata uang emerging market.

"Kita ada ketakutan bahwa penguatan indeks dolar dan menguatnya harga minyak mentah dunia ini akan berdampak terhadap bank sentral global yang kemungkinan besar menaikkan suku bunga secara berjamaah," ujarnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut