Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eyang Meri Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Mabes Polri Berduka
Advertisement . Scroll to see content

Respons Dandhy Laksono Sutradara Dirty Vote Dipolisikan, Singgung Kasus Haris-Fatia

Selasa, 13 Februari 2024 - 18:54:00 WIB
Respons Dandhy Laksono Sutradara Dirty Vote Dipolisikan, Singgung Kasus Haris-Fatia
Sutradara Dandhy Laksono menyinggung kasus Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti saat merespons pelaporannya terkait film Dirty Vote. (Foto: Indonesia Baru/YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengaku tak merisaukan laporan tersebut. “Menurut saya enggak terlalu risau akan hal itu, karena memang saya punya materiel yang saya butuhkan untuk defence, yang pertama data atau informasi yang solid dan kredibel, kedua barisan orang-orang yang punya integritas, bahkan ketiga independensi dalam hal stand poin politik, enggak partisan,” ungkapnya.

“Jadi 3 itu yang bikin saya confidence, dan memang di pertemuan pertama saya sampaikan bahwa saya enggak mau ada yang terafiliasi dengan paslon 01, 02, 03 yang terlibat dalam film ini. Saya ingin tutup semua pintu untuk kemungkinan orang melintir, melemahkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Santri Indonesia (Foksi) melaporkan sutradara hingga tiga ahli hukum tata negara yang membintangi Dirty Vote ke Mabes Polri.

Ketua Umum Foksi, M Natsir Sahib menilai film Dirty Vote membuat kegaduhan di masa tenang pemilu dan menyudutkan salah satu pasangan calon (paslon).

"Dalam hal ini, kami  berkonsultasi dengan pihak Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh 3 akademisi yakni Feri Amsari, Zainal Arifin Muhtar, Bivitri Susantri serta Dandy Laksono selaku Sutradara Dirty Vote,” kata Natsir kepada wartawan, Selasa (13/2/2024).

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut