Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rismon Sianipar Segera Terbitkan Buku Hasil Revisi Penelitian Ijazah Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

Razman: Rismon Sianipar Dieksploitasi Roy Suryo terkait Isu Ijazah Jokowi

Jumat, 03 April 2026 - 06:24:00 WIB
Razman: Rismon Sianipar Dieksploitasi Roy Suryo terkait Isu Ijazah Jokowi
Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution (foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tersangka kasus fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) Rismon Sianipar, mengaku merasa dieksploitasi dalam polemik ijazah Jokowi yang menyeret namanya. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution.

Razman menyebut, pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Rismon kepadanya. Bahkan, Rismon juga menyinggung keterlibatan Roy Suryo dalam dinamika isu tersebut.

"Dia (Rismon) merasa dipolitisasi terutama oleh Roy Suryo. Ini bahasa dia ke saya. Dia merasa saya bukan hanya dipolitisasi, (tapi) dieksploitasi juga," ucap Razman dalam program Interupsi bertajuk 'Ada Uang Besar di Balik Kasus Ijazah Jokowi?' yang disiarkan di iNews, Kamis (2/4/2026).

Menurut Razman, rasa dieksploitasi itu juga berkaitan dengan proses penulisan buku Jokowi's White Paper yang digarap bersama. Dalam pengakuannya, Rismon menyebut kontribusinya jauh lebih besar dibandingkan pihak lain.

"Kenapa? Bayangkan dalam buku Jokowi's White Paper itu yang buat itu 480 halaman saya (Rismon), Mas Roy itu hanya 50 halaman, itu pun hanya chat WA, 49 halaman itu pun via chat WA," ucapnya.

Selain itu, Rismon menduga ada pihak lain yang berada di balik penggiringan isu ijazah palsu Jokowi. Namun, hingga kini Rismon belum mengungkap identitas pihak yang dimaksud.

"Dia memang menduga ada orang di balik ini, dia nggak mau sebut nama," kata Razman.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut