Raja Adat dan Sultan Bali Minta Prabowo Beri Kepastian Proyek Bandara Bali Utara
“Di mana pembangunan di selatan itu masif sekali, kemudian menimbulkan apa namanya, masyarakat dan generasi muda khususnya yang ada di Bali utara itu tidak ada lapangan kerja. Karena tidak ada pembangunan, tidak ada proyek,” tuturnya.
Cokorda menambahkan, apabila pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek tersebut, presiden sebaiknya menyampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan ketidakpastian di masyarakat.
“Kenapa? Ini sudah meradang. Sama dengan bisul itu sudah dibiarkan itu kalau nggak segera dimutasi akan sakitnya luar biasa, karena kami kelihatan puri-puri mendukung ini, wah kok nggak ada wibawa (kami), nggak punya puri-puri ini gimana?" ucapnya.
"Kan harga diri malu kita. Nah kalau tidak ya tidak, kalau iya tolong dipercepat karena pembangunan bandara itu tidak bisa setahun dua tahun, paling tidak tiga sampai empat tahun bahkan lima tahun," kata dia.
Cokorda juga menegaskan bahwa proyek Bandara Bali Utara tidak akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, pembangunan sepenuhnya akan dibiayai melalui investasi swasta sehingga tidak membebani keuangan negara.