Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Lebaran, Prabowo Panggil Purbaya hingga Rosan ke Istana
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Siapkan Skenario Pangkas Anggaran hingga Efisiensi MBG untuk Jaga Defisit APBN

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:39:00 WIB
Purbaya Siapkan Skenario Pangkas Anggaran hingga Efisiensi MBG untuk Jaga Defisit APBN
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: iNews.id/Binti)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mematangkan rencana efisiensi besar-besaran di tubuh kementerian dan lembaga (K/L). Hal ini disampaikan Purbaya menjelang rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), sebagai tindak lanjut koordinasi sebelumnya dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurut Purbaya, tantangan dalam mendorong K/L untuk melakukan penghematan secara mandiri, sehingga pemerintah pusat kemungkinan akan mengambil langkah intervensi langsung.

“Mungkin, karena ada putusan efisiensi sudah kami rapatkan sebelumnya dengan Menko Perekonomian tentang efisiensi,” ujar kepada awak media di Istana Negara, Kamis (19/3/2026).

Purbaya menyoroti kecenderungan kementerian yang justru menambah usulan anggaran saat diminta melakukan penghematan. Karena itu, Kementerian Keuangan akan menetapkan besaran potongan yang harus disesuaikan oleh masing-masing instansi.

“Saya minta tadinya kementerian untuk memotong sendiri, tapi mereka kalau disuruh tidak mau memotong, mereka menaikan semua malah. Kalau bisa saya putuskan saya potong berapa, mereka yang sesuaikan. Nanti kami akan kasih tahu ke mereka,” tuturnya.

Fokus efisiensi akan diarahkan pada belanja yang dianggap tidak mendesak atau memiliki dampak rendah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Nanti kan tadinya kami minta mereka memotong anggaran-anggaran yang dianggap bisa ditunda untuk sementara. Macem-macem. Rapat nggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi, itu kan bisa dipilih,” ucapnya.

Terkait wacana pemotongan gaji pejabat negara, termasuk menteri dan wakil menteri, Menkeu menyatakan dukungan penuhnya.

“Setuju itu kan bagus, gajinya sudah kegedean. Kalau itu (pemotongan gaji) bagus,” tuturnya.

Mengenai program prioritas, Purbaya memastikan tidak akan ada dampak signifikan yang mengganggu keberlanjutan program utama. Namun, terdapat penyesuaian operasional pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprediksi mampu menghemat anggaran negara hingga triliunan rupiah.

“Anda pasti nanya MBG ya? Itu aja. Kan Ketua MBG udah lapor kan ya? Katanya, liburan akan diberhentikan kan, itu hemat lumayan berapa triliun gitu. Dia bilang kan? Saya juga udah baca juga tuh. Jadi yang liburan nggak akan keluar MBG-nya, itu menghemat lumayan tuh. Nanti pas itu jalan lagi biasa,” ujarnya.

Meskipun tekanan kebutuhan pembiayaan meningkat, Purbaya menegaskan bahwa kesehatan APBN masih terjaga. Pemerintah masih memiliki ruang gerak sebelum menyentuh batas aman defisit anggaran yang ditetapkan undang-undang.

“Kan kita masih punya ruang sedikit ke atas sebelum ke 3 persen kan. Kan anggaran cuma didesain ke 2,68 persen dari PDB kan defisitnya. Jadi masih ada ruang ke atas sedikit, nol koma sekian persen,” kata Purbaya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut