Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Ekonomi Melambat: Dia Sudah Dosa Besar
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang digadang-gadang pemerintah, Purbaya bakal memaksimalkan kebijakan ekonomi, terlebih yang bersifat makro, termasuk mengoptimalkan belanja negara.
"Yang penting untuk kami adalah memastikan program-program berjalan dengan baik, sistem keuangan siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang baik. Saya pikir dengan usaha seperti itu nanti juga pertumbuhan ekonomi akan berbalik lagi," kata Purbaya.
Diketahui, dalam laporan World Bank, pertumbuhan regional diperkirakan melambat menjadi 4,2 persen dari prediksi awal 5,0 persen pada tahun 2025.
Pelambatan perekonomian dipicu guncangan energi akibat konflik di Timur Tengah, yang berdampak negatif untuk akses perdagangan, memantik ketidakpastian kebijakan internasional hingga tantangan ekonomi domestik.
Bank Dunia mengingatkan konflik yang berkepanjangan dan semakin intensif dapat semakin memperburuk kondisi ekonomi dan mengurangi pertumbuhan regional. Ketahanan ekonomi negara bergantung pada kemampuan fiskal menekan risiko inflasi harga minyak, termasuk biaya impor bahan bakar.
Editor: Reza Fajri