Purbaya Lapor APBN Defisit Rp164,4 Triliun per April 2026
Selasa, 19 Mei 2026 - 19:17:00 WIB
Di sisi lain, belanja negara telah digelontorkan sebesar Rp1.082,8 triliun, atau melonjak kencang sebesar 34,3 persen yoy.
Purbaya menilai lonjakan belanja ini membuktikan bahwa pos fiskal tetap bersifat ekspansif namun dengan tingkat risiko defisit yang terjaga aman.
“Keadaan membaik. Keseimbangan primer sudah surplus Rp28 triliun dan ke depan akan terus membaik karena pendapatan negara tumbuh,” tuturnya.
Akselerasi pendapatan negara pada kuartal II 2026 ini utamanya disokong oleh sektor penerimaan perpajakan yang mengantongi Rp746,9 triliun atau naik 13,7 persen yoy.
Dari jumlah tersebut, setoran pajak murni tercatat melesat paling tinggi, yakni tumbuh 16,1 persen yoy hingga mencapai Rp646,3 triliun.