Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Roy Suryo Cs Soroti Double Sprindik Kasus Ijazah Jokowi: Harusnya Status Tersangka Dicabut!
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Mahasiswa Bacakan Sumpah Pemuda 2.0, Suarakan Pergerakan Melawan Politik Dinasti 

Rabu, 22 November 2023 - 15:20:00 WIB
Puluhan Mahasiswa Bacakan Sumpah Pemuda 2.0, Suarakan Pergerakan Melawan Politik Dinasti 
Puluhan mahasiswa dari sejumlah universitas menyuarakan Sumpah Pemuda 2.0 untuk melawan politik dinasti. (Foto MPI).
Advertisement . Scroll to see content

Kami sedih, kami terpukul, kami jengah, dan kami marah. Indonesia semakin jauh dari harapan kami semua. Konstitusi yang kami harapkan jadi gerbang baiknya masa depan kami kini diinjak-injak. 

Demokrasi yang kami harapkan menjadi jaminan rakyat berpartisipasi kini dirusak-rusak. Semua pemuda di seluruh tanah air kini tak pantas lagi untuk diam, kita semua harus dengan berisik bersuara, bergerak, dan melawan!

95 tahun yang lalu, para pemuda dari berbagai simpul dan latar belakang telah bersumpah untuk menemukan dan mendirikan embrio Indonesia. Lewat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, persatuan telah tercipta di kalangan pemuda untuk ikut memperjuangkan dan mendirikan Indonesia kita bersama.

Kami tentu tak mau perjuangan itu sia-sia. Mulai hari ini, pemuda di seluruh pelosok Indonesia kembali akan bersumpah. Kami akan berjanji melakukan segala cara dan upaya demi tegaknya demokrasi, konstitusi, supremasi hukum, dan cerahnya masa depan bangsa.

Kami pun akan sekuat tenaga menolak penyesatan narasi dan pembodohan publik tentang jadi baiknya partisipasi anak muda oleh karena Putusan MK kemarin dan bangkitnya politik dinasti. Bagi kami, muda bukan sekadar angka dan usia, tapi soal keberpihakan yang jelas akan anak muda dan masa depan.

Setelah pembacaan ikrar deklarasi Sumpah Pemuda 2.0, para generasi muda tersebut kemudian mengangkat jagung bersama-sama.

Jagung muda itu memiliki makna dan simbolisasi bahwa demokrasi Indonesia yang baru seumur jagung pasca-era reformasi 1998 dirusak oleh dinasti politik Jokowi yang saat ini berkuasa dengan berbagai cara untuk melanggengkan kekuasaan.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut