Profil Tessa Mahardhika, Penyidik yang Ditunjuk Jadi Juru Bicara KPK
JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjuk Tessa Mahardhika Sugiarto menjadi juru bicara definitif. Dia menggantikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri yang sempat menjabat pelaksana tugas (plt) juru bicara lembaga antirasuah.
"Sekarang sudah diangkat jubir (juru bicara) yang definitif Pak Tessa Mahardika," kata Wakil Ketua KPK Johanis Tanak kepada wartawan, Jumat (7/6/2024).
Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan pergantian juru bicara itu sebagai penyegaran dalam tubuh lembaga antirasuah.
"Jadi gak ada salahnya kalau kami berencana melakukan semacam penyegaran," kata Nawawi.
Harta Kekayaan Tessa Mahardhika Jubir KPK Rp1,1 Miliar
Berikut profil Tessa Mahardhika Sugiarto, juru bicara KPK yang baru.
Sebelum berkiprah di lembaga antirasuah, Tessa mengawali karir di Polri. Dia menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) pada 2001.
Alasan KPK Tunjuk Juru Bicara Baru Gantikan Ali Fikri: Penyegaran
Dia bergabung ke KPK pada 2008. Empat tahun berselang, dia memutuskan pensiun dini saat berpangkat komisaris polisi (kompol) untuk fokus di lembaga antirasuah.
Di KPK, Tessa termasuk penyidik senior. Dia sempat menjabat kepala satuan tugas (kasatgas) penyidikan.
KPK Tunjuk Tessa Mahardika Jadi Juru Bicara Definitif Gantikan Ali Fikri
Tessa pernah ambil bagian dalam kasus yang mendapat sorotan publik, mulai dari perkara mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara hingga pengadaan KTP elektronik atau e-KTP.
Tessa meraih gelar sarjana dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian/Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK/PTIK). Dia lalu melanjutkan pendidikan dan meraih gelar magister di bidang ilmu komunikasi.
Melansir laman elhkpn.kpk.go.id, Tessa tercatat memiliki kekayaan Rp1.193.152.125 (Rp1,1 miliar) sebagaimana Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 22 Februari 2024.
Kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan di Tangerang Selatan dengan nilai Rp1,1 miliar.
Dia tercatat memiliki kendaraan terdiri dari Honda Vario tahun 2017 dan Hyundai H-1 tahun 2018 senilai total Rp517 juta. Selain itu dia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp100 juta.
Selanjutnya, Tessa memiliki kas dan setara kas yang bernilai Rp446.000 dan harta lainnya Rp500 juta.
Dalam catatan kekayaan penyelenggara negara tersebut, Tessa memiliki utang Rp1.024.293.875 (Rp1 miliar). Sehingga jika ditotal harta kekayaan Tessa berjumlah Rp1,1 miliar.
Editor: Rizky Agustian