Profil Ma'arif Institute, Lembaga Pembaruan Pemikiran yang Kritik Kebijakan Anak Nakal Dikirim ke Barak Militer
Kebijakan ini memicu pro dan kontra luas. Pendukung menilai program tersebut efektif memberikan efek kejut positif dan menanamkan kedisiplinan pada anak-anak dari lingkungan yang tidak kondusif. Beberapa orang tua bahkan mengaku anak mereka menjadi lebih patuh dan mau makan setelah mengikuti program tersebut.
Namun, banyak pakar pendidikan, psikolog, dan aktivis hak anak mengkritik kebijakan ini karena dianggap melanggar hak anak dan berpotensi menimbulkan trauma psikologis jangka panjang.
Mereka menekankan bahwa pendekatan militeristik yang keras tidak menyelesaikan akar masalah kenakalan remaja yang kompleks dan justru bisa memperburuk kondisi mental anak.
Selain itu, kebijakan ini dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan prinsip pendidikan yang humanis yang menuntut pendekatan yang lebih holistik, melibatkan keluarga, konseling, dan dukungan psikososial.
Profil Ma'arif Institute adalah lembaga pembaruan pemikiran yang berkomitmen pada nilai keadilan, kemanusiaan, dan toleransi. Lembaga ini terus berperan aktif dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan dialog antar-budaya untuk kemajuan masyarakat Indonesia.
Editor: Komaruddin Bagja