Profil Cak Nun Emha Ainun Nadjib, Masa Kecil hingga Karya Fenomenalnya
Pada 1975, setelah melewati banyak hal dan berdiskusi dengan berbagai kalangan, khususnya komunitas Malioboro, Cak Nun merilis antologi puisi pertamanya dengan judul “M” Frustasi!.
Pada tahun yang sama, Cak Nun menjadi pemimpin Teater Dinasti yang dia dirikan bersama teman-temannya di Yogyakarta. Di sana beliau bertemu Neneng Suryaningsih yang juga aktif di Teater Dinasti.
Akhirnya mereka menikah dan dikaruniai anak laki-laki bernama Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang merupakan vokalis band Letto. Namun pernikahan Cak Nun dan Neneng kandas.
Nama serta profil Cak Nun Emha Ainun Nadjib semakin berkibar setelah Pengurus Besar HMI mengundangnya untuk berpidato dalam Dies Natalis ke-29 di Semarang pada 5 Februari 1976.
Cak Nun menikah lagi dengan Novia Kolopaking yang menjadi istrinya sampai saat ini. Novia Kolopaking atau yang akrab dipanggil Via merupakan seorang seniman film dan penyanyi pada 1997. Pasangan itu dikaruniai empat orang anak, yaitu Ainayya Al-Fatihah, Aqiela Fadia Haya, Jembar Tahta Aunillah, dan Anayallah Rampak Mayesha.