Prasetyo Edi Pertanyakan Motif Beathor Suryadi soal Ijazah Jokowi di Pilkada Jakarta 2012
Selain itu, Prasetyo juga mempertanyakan kapasitas Beathor saat melontarkan pelbagai pernyataan terkait proses Pilgub DKI Jakarta tahun 2012. Seperti diketahui, Beathor selain sebagai kader PDI Perjuangan, juga pernah dilantik sebagai salah satu petinggi di Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
"Bung Beathor itu berbicara sebagai kader PDI Perjuangan atau sebagai apa?,” kata dia.
Sebelumnya, Beathor Suryadi mengungkap dugaan mengejutkan soal keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dia menuding dokumen ijazah yang digunakan Jokowi saat pencalonan sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2012 merupakan hasil pencetakan ulang di Pasar Pramuka, Salemba, Jakarta Pusat.
Beathor mengatakan, dokumen yang dicetak ulang tersebut untuk melengkapi kekurangan berkas pendaftaran Jokowi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.
Pembuatan dokumen itu dirancang dalam pertemuan antara tim inti Jokowi dari Solo dan kader PDIP DKI Jakarta di kawasan Cikini. Dari pihak Solo, Beathor menyebut tiga nama, yakni David, Anggit, dan Widodo. Sementara dari kader PDIP DKI Jakarta, yakni Dani Iskandar, Indra, dan Yulianto.
"Yang mencetak ijazah ke Pasar Pramuka cuma Widodo saja. Itu atas penjelasan Dani Iskandar. Bahwa Widodo yang datang ke Pasar Pramuka untuk mencetak ijazah itu tahun 2012," kata Beathor dalam iNews Room, Rabu (18/6/2025).
Editor: Aditya Pratama