Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Kemlu Kutuk Keras Serangan Israel
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengutuk keras serangan Israel yang mengakibatkan prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur. Hingga kini, terdapat empat prajurit TNI yang meninggal saat menjalankan tugas perdamaian.
Terbaru, Praka Rico Pramudia meninggal dunia usai dirawat lantaran luka berat akibat serangan tank Israel di dekat kota Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026. Sebelumnya, tiga prajurit TNI gugur akibat serangan Israel di Lebanon yakni Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, serta Kopda Anumerta Farizal Rhomadon.
"Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit Indonesia dalam misi perdamaian UNIFIL, yang mengalami luka berat akibat ledakan artileri dari tank Israel di dekat kota Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026," tulis Kemlu lewat akun X, Jumat (24/4/2026).
Kemlu memandang serangan terhadap personel pemelihara perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.