Prabowo Disebut Keliru Ungkap Data Kekuatan TNI saat Debat
JAKARTA, iNews.id - Pernyataan calon presiden (capres) Prabowo Subianto soal pertahanan Indonesia lemah dibandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara dinilai keliru. Bahkan, capres nomor urut 02 itu disebut memperoleh data yang salah soal kekuatan TNI.
"Pernyataan Prabowo bahwa pertahanan Indonesia rapuh patut dipertanyakan. Sebab, menurut data indeks kekuatan militer yang dirilis Global Firepower (GFP) 2019, kekuatan TNI justru berada di urutan pertama untuk level Asia Tenggara, dan urutan ke-15 untuk dunia," kata anggota Komisi I DPR Charles Honoris di Jakarta, Minggu (31/3/2019).
Masih menurut data tersebut, dia menambahkan, kekuatan militer Indonesia mengalahkan Israel (urutan 16), yang selama ini dikenal punya militer kuat.
"Jadi, kalau Prabowo marah-marah ke penonton karena mereka dianggap menertawakan pertahanan negara yang rapuh, jangan-jangan penonton sebenarnya sedang menertawakan kesalahan data Prabowo," tutur Charles.
Penonton menertawai Prabowo karena meski Prabowo mantan militer, ternyata tidak mengetahui dengan benar kekuataan TNI saat ini.